Monday, April 25, 2011

catatan #5

dear mantan,

aku kangen sama kamu... beneran ini.
apalagi kamu baru berulang tahun beberapa hari yang lalu. semoga kamu di karuniai umur yang panjang, badan yang selalu sehat, dan sukses dalam segala hal. amin.

semoga kamu bahagia dengan lelaki pilihanmu sepeninggal aku.
aku doakan hubungan kalian lancar hingga menikah nanti. amin.



salam dariku yg sedang kangen saat ini,
Alf

Labels:

Friday, April 22, 2011



Dream Team season 1989/90

Tuesday, April 19, 2011

catatan #4


"Alcohol is never the answer.But it does make you forget the question."


penggalan kalimat ini muncul lagi setelah sekian lama tidak terbaca olehku. sebuah penggalan kalimat anti thesis cantik, bagi mereka yang ingin mencari jalan keluar instant dari masalah yang di hadapi. kebanyakan yaa kalo tidak masalah lawan jenis, ya persahabatan. mungkin bisa juga masalah hutang.

mari kita bedah kalimat diatas berdasar pengetahuan dan pengalaman hidup penulis, yang sedikit banyak akan masuk ranah semiotik karena ini kita akan membahas tanda. tanda berupa kalimat diatas, dalam studi kualitatif. halah!

penulis ingin merubah sudut pandang penulisan menjadi sudut pandang orang pertama. agar lebih dapat feel-nya. hehehe. juga supaya tidak terjadi miss intrepetasi dengan pembacanya, sebab pembaca juga memiliki pengetahuan dan pengalaman hidup yang berbeda dengan penulis tentunya.

***

"alkohol bukan jawaban, tapi itu sudah pasti buat kamu lupa pertanyaan-nya"


***

kepala ini cenat-cenut rasanya. bukan karena kata cenat-cenut itu sedang nge-tren sekarang tapi karena masalah kerjaan dan pribadi campur aduk jadi satu dalam kepala yang kecil ini. itulah sebabnya aku tak pernah cocok pake topi, kepalaku jadi terlihat aneh. pernah mencoba tapi hanya bertahan sehari saja, itupun tidak 24 jam.
"seharusnya paket ini sudah selesai dari kemaren..." ungkapku dalam hati. sembari memandang booth-booth kosong. berjalan ragu dari ruangan dingin sedingin kulkas itu hanya untuk dengan harapan telah ada sosok penguasa booth tersebut.

penyuting gambar yang ada di jadwal ternyata melakukan makar terhadap jadwalnya. padahal jadwal-jadwal itu sudah susah payah di buat oleh bos mereka. aku tidak akan membahas lebih lanjut masalah itu. yang ada akan semakin hancur mood-ku yang sudah kujaga semenjak berangkat dari rumah tadi.

"seharusnya ada editor pengganti ini..." ungkapku mulai mengumpat masih di dalam hati.

malam semakin tua, ketika atasanku memanggil.

"ngapain lo?"
"editing mas, tapi editornya belom muncul..."
"yaudah... ikut gw yuk!"
alhasil, obrolan warung kopi dengan si bos menghasilkan keputusan bahwa aku akan memegang 4 segmentasi liputan feature yang masing-masing akan tayang di berita malam dan berita pagi. dan aku bertanggung jawab kepada bos-bos berita yang aku tempel.

"satu masalah aja belum tuntas, udah dapat 'masalah' baru" curhatku dalam hati.
"tetap semangat laah" teriakku masih dalam hati.

***

jam tangan tua-ku menunjuk pukul 19:34 saat aplusan tugas terjadi. yaa kameramen dari paket yang sedang ku "jaga" datang. sebagai pengambil gambar dan tahu flow ceritanya, ia merupakan orang yang tepat untuk itu. sebenarnya aku agak lelah setelah sesiangan tadi berkubang di kolam renang senayan bersama sobat-sobat seperkolamanku. namun segera kutepis jauh-jauh.
aku ingin minum. minum untuk melupakan kekesalanku. minum untuk meringankan masalahku. minum untuk bisa lepas bicara sesuka hatiku. minum untuk melucu dan ditertawakan oleh teman-temanku. minum untuk apapun tidakan bodoh yang akan kulakukan nanti.

satu botol kecil berlalu. satu botol besar sudah terisi setengah


obrolan sudah mulai seru. tak ada lagi cang cing cong. lupakan ba bi bu. kata hati sudah mengambil alih. tak acuhkan sapa di kanan dan kiriku. hanya teriakkan isi hati yang tertahan. sudah lupa sapa teman sapa lawan. sama musuh sapa kawan. masa bodoh ada yang tersinggung, atau sudah tidak menapak bumi karena pujian. ahh... mabuk aku.

5 buah cairan warna warni dalam wadah kaca laboratorium mulai mewarnai meja yang sebelumnya sudah penuh dengan gelas, botol, asbak rokok.


aku sudah lupa. lupa sudah aku. memikirkan pertanyaan yang selalu menghantui ku semenjak menginjak tempat terakhir sebelum terdampar disini. semakin kuat aku berusaha memikirkan pertanyaan itu, semakin lupa juga aku. yang pasti saat itu alkohol telah menjadi jawaban atas segala pertanyaan yang berkecamuk dalam benak.

dahulu, seorang sahabat pernah berkata padaku bahwa minum itu akan menjadikan kita akrab. seorang sahabat yang lebih dahulu mengecap dunia sebelum aku. dia jugalah yang banyak memberi ilmu-ilmu "mari bergaul". selalu memberikan tips dan trick dalam bergaul yang konon dia dapat dari kitab 'mari bergaul" edisi pertama. dan aku, sekarang beruntung dalam belajar walaupun berbekal edisi revisi. hehehe.

#tetapsemangatz

salam,
Alf

Labels:

Monday, April 18, 2011

catatan #3

"sometimes you gotta let go what you gotta let go..." demikian bunyi reply tweet-ku untuk seorang teman yang dalam waktu dekat akan meninggalkan republik ini untuk mengikuti suaminya di sebuah negara di eropa sana. maksud dari tweet-ku itu sebenarnya adalah ingin memberitahukan bahwa aku tidak bisa bergabung dalam acara diving yang ia ingin tawarkan. bukannya apa, sebab acara tersebut di laksanakan pada wiken. tidak ada yang salah sebenarnya dengan waktunya, yang salah adalah jam kerjaku. jam kerja yang mengharuskan ku berkutat dengan mesin editing dan naskah sementara bagi kebanyakan orang itu adalah waktu bersantai, berlibur, berkumpul dengan orang-orang yang dicintai.
kembali ke maksud tweet itu. sebenarnya adalah berangkatlah tanpa aku. relakan aku. kamu bisa koq diving tanpa aku. meskipun kamu balas dengan rayuan bisa lebih santai dengan keberadaanku. hah! apalah arti seorang abe... #tetapsemangatz

aku tahu suaraku akan kalah dan tak akan disetujui oleh kalian jika aku minta acara tersebut dilakukan di senin selasa dimana pada hari itu adalah waktu liburku. akan sangat egois sekali jika aku memaksakan untuk dilaksanakan pada hari waktu aku libur itu. aku tahu akan kalah telak sebab sebagian besar mereka yang ingin jalan diving adalah pekerja kantoran senin ketemu jumat yang sabtu minggu adalah hari libur mereka seperti hari libur pada umumnya. masalahnya bahwa hari liburku ini tidak umum. jadi apakah kalian menerima tawaranku untuk berangkat di senin selasa, mengingat temanku yang mengirimkan tweet ajakan diving ini sudah tidak bekerja lagi. ia sudah resign dari tempat kerjanya di sebuah perusahaan minyak internasional itu. jadi menurutku seharusnya tidak ada masalah dong dia mau melakukan perjalanan di hari apa saja, toh dia juga tidak bekerja... begitulah pikiranku.

namun yang terjadi adalah ia lebih mengutamakan suara terbanyak dan mengatasnamakan "anak-anak" gak ada yang bisa kalo dilaksanakan weekdays, semua pada kerja. helooo... aku juga kerja. aku dan "anak-anak' itu sama-sama kerja.jadi baiklah.

jangan pikirkan aku, toh masih akan ada lagi perjalanan-perjalanan lain untukku hehehee.

salam,
Alf

Labels:

catatan #2


asli niy gw berasa ngejar setoran gini nulisnye wkwkwk...

hampir 6 jam aku terjaga di hari ulang tahun adikku yang ke 29 hari ini. iyah akibat secangkir ukuran paling kecil dari kopi hazelnut warung sebelah, begitulah aku menamai warung yang buka 24 jam 7 hari ini.

*menguap*
*lirik jam dinding*

sudah tanda-tanda mulai mengantuk rupanya. tapi apa saja yang sudah kutulis ini? gak ada apa-apanya... hanya sekumpulan tulisan mengalir tentang gw saat ini. akhhh gak seru...

ato tidur aja dulu kalee ya? baru ntar pas bangun sambung lagi...

okelah kalo begitooo...

***

ceritanya tidur dulu niy...

***

9 jam kemudian...
sudah di depan laptop, sudah makan siang, sudah ngopi sudah ngerokok. tapi gak ada ide mo nulis apaan...

sekian.

salam,
Alf

Labels:

Sunday, April 17, 2011

catatan #1


aku tidak mau menjadi pihak yang "bersalah" disini. karena yang terjadi lalu adalah akibat keputusan bersama.jadi alangkah berbahagianya aku jika yang terjadi karena keputusan bersama tadi menjadi keresahan bersama juga. adilkan?

***

berawal dari sebuah keputusan kita, yaitu aku dan kamu untuk mencoba menjalani sebuah hubungan hasil ketertarikan kita antar sesama lawan jenis. kamu mengkonversi tanda-tanda yang kuberi, sebaliknya akupun mengkonversi nilai-nilai yang kutangkap dari kamu. klop sudah! jembatan cinta menjadi saksi bagaimana jemarimu yang dingin kuraih sembari berjalan ringan melawan derasnya angin laut yang menampar kulit-kulit muka yang kala itu terselubungi rasa cinta.

pelukan pertama kita sembari berjalan menghitung kayu demi kayu yang terinjak pasrah di sepanjang jembatan yang sesekali berdecit tanda dewi amor memang sedang berpihak pada kita. bahkan sang cupidpun terpaksa kembali ke alamnya karena 'gagal' melaksanakan misinya seperti yang sudah-sudah terhadap pasangan lain di tempat itu.

sebuah awal yang indah, setelah berjam-jam pada setiap malam kita berlomba saling menghabiskan pulsa telepon genggam hanya untuk bercerita sesuatu yang bertujuan untuk saling meyakinkan satu sama lain. meyakinkan bahwa akulah yang pantas untukmu. atau kamulah yang pantas untukku. pernyataan dua arah yang kurang lebih samalah artinya.

dan aku pun jatuh dalam lembah pencobaan... *God forgive me*

***

seharusnya kabar gembira ini dapat aku bagi pada sahabat, teman, rekan sejawat seperjalanan sepermainan. namun apa lacur. kamu menginginkannya seperti sepenurut keinginanmu. kamu inginkan agar kabar gembira ini hanya aku dan kamu saja yang tahu. biar dunia mengganggapnya tidak pernah terjadi.

awalnya aku tanya mengapa? mengapa? entah kamu sudah menjawabnya atau belum yang pasti aku terima saja. biarlah mereka mengira bahwa kita hanya teman. teman yang dekat. dekat sekali. biarlah mereka dengan seribu satu tanya di benak mereka akan tingkah kita. jujur aku menikmatinya... sangat menikmatinya. raut muka penasaran dan butuh penjelasan itu merupakan narkotik yang membuat ketagihan. iyaa.. kala itu! tak terkira betapa dosaku pada mereka yang sudah kuanggap sodara, karena seringkali berbagi air dari gelas yang sama ato berbagai makanan dari piring yang sama... hmm...

masih kusesali hingga kini mengapa tak kubiarkan saja dunia tahu tentang kita. tentang hubungan yang kita jalani. tentang rasa yang membutakan kita. tentang cerita indah yang kita jalani di dunia kita. dunia kita yang nyata untuk kita tapi tidak untuk orang-orang yang hampir tiga perempat dari waktu bermain kita selalu bersama-sama berbagi canda tawa dan tangis derita. itu dunia kita jalani? jawab aku hey kamu yang selalu mengagung-agungkan kemandirian di atas segala-galanya. kamu yang selalu berlindung di balik keperkasaanmu sebagai perempuan. kamu yang kini selalu bisa meyakinkan orang lain bahwa aku yang salah dan kamu yang selalu benar. ato.. ahh whatevverlah yang kamu lakukan.

sekarang apa? apa? salah jika aku ingin keluar dari dunia yang kamu dan aku ciptakan. dunia yang asli hanya jika aku dan kamu saja yang menjalani. oohh no! no no no no no! kamu sudah mendapatkan kesempatanmu untuk menjelaskan pada mereka. orang-orang itu. sahabat-sahabatmu itu. saudara-saudaramu itu. dan apa?? apa hasilnya... aku tidak tahu. jangan tanya aku.

dan jika sekarang ini aku menjadi orang lain bagi kamu, itu salahmu. hanya saja jika saat itu orang lain itu tahu tentang kita, mungkin aku tidak akan jadi seperti sekarang ini. aku hanya menjadi diri sendiri seperti pertama kali kamu kenal aku. ternyata menjadi orang lain untukmu adalah menjadi orang yang seperti biasa orang-orang lain itu tahu tentang aku. jadi ibarat kata jika kamu dan aku jadian pun mereka kan gak tau, yang tau kan cuman kita. nah sekarang jika aku bilang aku tidak ada apa-apa denganmu kan artinya sudah benarkan seperti yang dahulu kita telah sepakati secara tidak tertulis, dan hanya tergores di hati. #eaaa


ihhh ribet deh!

***

sekarang, mari kita jalani hari kita masing-masing dengan tenang. biarlah yang lalu berlalu. mulailah dengan yang baru. dan aku akan mulai dengan yang baru juga. anggap saja itu tidak pernah terjadi seperti kesepakatan kita yang menghasilkan penindasan untuk kita juga. tidak ada yang salah. juga tidak ada yang benar. nisbikan saja. biarlah menjadi sebuah anomali dalam perjalanan hidup kita bahwa kita pernah hidup dalam matriks cinta, yang hanya kita saja yang tahu dan rasa.

aku tidak akan mengutak atik lagi kisah itu. biarlah tersimpan dalam brankas hati ku terdalam aku kunci dan kuncinya kubuang entah kemana. kalo pun nanti harus terbuka biar kotaknya saja yang terbuang beserta dengan isinya didalam.

sekian. aku harap kamu memahaminya.

salam,
Alf

Labels:

catatan #awal

mungkin hanya sepenggal kisah. atau sekilas memori. juga ingatan pendek yang menjadi sebuah tulisan dalam catatan. silahkan untuk di baca, juga lebih baik bila di acuhkan.

aku bisa saja menuangkannya lengkap. selengkap seragam briptu norman dengan segala aksesorisnya yang menempel, namun itu tidak juga akan membantu. biarkanlah tulisan ini ada apa adanya. sejujur-jujurnya tanpa rekayasa. tanpa pencitraan. tanpa embel-embel lain yang sedemikian rupa mengurangi esensi tulisan ini.

selanjutnya aku, kau, anda dan saya silahkan mengarungi imaji pribadi dalam balutan sudut pandang pribadi lepas pribadi sesuai dengan pengalaman hidup yang telah atau sudah dijalani.

sekian.

Labels: