Sunday, April 28, 2013

catatan #24


the truth is, everyone is going to hurt you.
you just got to find the ones worth suffering for.

~ Robert Nesta Marley~

catatan #23 : some poet by unknown


When people hurt you over and over,
think of them like sand paper.
They may scratch and hurt you a bit,
but in the end, you end up polished
and they end up useless ♥

~ Unknown ~

Saturday, April 20, 2013

catatan #22


Dear God,

when I lose hope, help me to remember that your love is greater than my disappointments, and your plan is greater than my dreams..

Love,
Abe

Thursday, April 18, 2013

catatan #21


MENYADARI

Akan tiba saatnya ...
dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita
MELAINKAN karena kita menyadari
bahwa orang itu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.
 

catatan #20


selamat!

sekali lagi saya ucapkan selamat untuk anda yang sudah memenangkan hati wanita yang saya sayangi.

jika masih diperbolehkan saya memberi pesan,

jaga dia
pastikan dia akan baik-baik saja bersama anda

seperti saya menjaga dan memastikan dia baik baik saja semampu saya selama ini.

dan untukmu wanita yang kusayangi,
aku mengerti.

:-)

salam damai,

#tetapsemangatz

catatan #19 : tentang cinta???

CINTA yang AGUNG

Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu
MASIH bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku turut berbahagia untukmu’
 
 
terima kasih romo rony atas sharing renungan yg dashyat ini.

Tuesday, April 09, 2013

catatan 18: #menolakgalau


pengen nulis...

nulis apa?

uneg uneg

udah gak jaman be ngeluh

langsung move on!

halah! terangsang kali turn on?!

heh! move on beda ama turn on

oia tadi galatasaray madrid berapa berapa skornya?

belom maen kaleeee... (-___-!)

*bakar rokok dulu*

.............................. (hening ceritanya)

#menolakgalau


Sunday, April 07, 2013

catatan #17: Ia berdoa agar semua doamu dikabulkan!

Ia berdoa agar semua doamu dikabulkan!

Sebuah kapal karam di tengah laut karena terjangan badai dan ombak hebat.


Hanya dua orang lelaki yang bisa menyelamatkan diri dan berenang ke sebuah pulau kecil yang gersang. Dua orang yang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan. Namun, mereka berdua yakin bahwa tidak ada
yang dapat dilakukan kecuali berdoa.

Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat untuk membagi pulau kecil itu menjadi dua wilayah. Dan mereka tinggal sendiri-sendiri berseberangan di sisi-sisi pulau tersebut.

Doa pertama mereka panjatkan, mereka memohon agar diturunkan makanan. Esok harinya, lelaki ke satu melihat sebuah pohon penuh dengan buah-buahan tumbuh di sisi tempat tinggalnya. Sedangkan di daerah tempat tinggal lelaki yang lainnya tetap kosong.

Seminggu kemudian, lelaki yang ke satu merasa kesepian dan memutuskan untuk berdoa agar diberikan seorang istri. Keesokan harinya, ada kapal yang karam dan satu-satunya penumpang yang selamat adalah seorang wanita yang berenang dan terdampar di sisi tempat lelaki ke satu itu tinggal. Sedangkandi sisi tempat tinggal lelaki ke dua tetap saja tidak ada apa-apanya.

Segera saja, lelaki ke satu ini berdoa memohon rumah, pakaian, dan makanan.Keesokan harinya,seperti keajaiban saja, semua yang diminta hadir untuknya.

Sedangkan lelaki yang kedua tetap saja tidak mendapatkan apa-apa. Akhirnya,lelaki ke satu ini berdoa meminta kapal agar ia dan istrinya dapat meninggalkan pulau itu. Pagi harinya mereka menemukan sebuah kapal tertambat di sisi pantainya. Segera saja lelaki ke satu dan istrinya naik ke atas kapal dan siap-siap untuk berlayar meninggalkan pulau itu. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan lelaki ke dua yang tinggal di sisi lain pulau. Menurutnya, memang lelaki kedua itu tidak pantas menerima berkah tersebut karena doa-doanya tak pernah terkabulkan.

Begitu kapal siap berangkat, lelaki ke satu ini mendengar suara dari langit menggema, “Hai,
mengapa engkau meninggalkan rekanmu yang ada di sisi lain pulau ini?” “Berkahku hanyalah milikku sendiri, karena hanya doakulah yang dikabulkan,” jawab lelaki ke satu ini. “Doa lelaki temanku itu tak satupun dikabulkan. Maka,ia tak pantas mendapatkan apa-apa.” “Kau salah!” suara itu membentak membahana. “Tahukah kau bahwa rekanmu itu hanya memiliki satu doa.

Dan, semua doanya terkabulkan. Bila tidak, maka kau takkan mendapatkan apa-apa.”

“Katakan padaku,” tanya lelaki ke satu itu.

“Doa macam apa yang ia panjatkan sehingga aku harus merasa berhutang atas semua ini padanya?”

“Ia berdoa agar semua doamu dikabulkan!”

Kesombongan macam apakah yang membuat kita merasa lebih baik dari yang lain?

Sadarilah betapa banyak orang yang telah mengorbankan segala sesuatu demi keberhasilan kita. Tak selayaknya kita mengabaikan peran orang lain, dan janganlah menilai seseorang / sesuatu hanya dari “yang terlihat” saja.



sumber: kumpulan renungan